Rabu, 22 Februari 2017

cerpen Milenia Zain karya Egi Purnama

MILENIA ZAIN (cerpen - karya : Egi Purnama)




Angin apakah yang baru saja melewati? Percuma memikirkan jawabannya. karena angin sama halnya dengan cinta, tak mampu dilihat, tak jelas bentuknya hanya dapat dirasa, meskipun dapat dirasa terkadang perasaaan bisa dimanipulasi. Mungkinkah gurauan ini yang selalu dirasakan orang lain.
Mental berteguh tuk mengungkapkan tabir jiwa, hanya bisa bermimpi yang tak kunjung jua, siapakah Dia yang selama ini berada di angan? Jika dipikr telah lama wanita ini hadir dalam benak ini.
Bolehkah bertanya?
Silakan mau tanya apa?
Siapakah wanita dengan ciri-ciri cantik, manis, tinggi semampai yang berada dikelasmu sering melihat mengendarai sepeda motor berwarna merah hitam?
Itu namanya Milenia zain! Kenapa?
Tidak apa-apa hanya ingin tahu, terimakasih!
Nama yang begitu unik, bagaimana untuk menyapanya? seketika berjumpapun terlihat aura yang acuh, tak memperdulikan lingkungan sekitar, selalu saja bermimpi dan bermimpi, haruskah mengorbankan diri?
Apakah ini yang dinamakan psikopat, seiko? Waktu terus berlalu tanpa teraa terus mencari milenia zain di media sosial namun tak menemukannya! Mata tertuju, seolah-olah batin memaksa melihat jelas foto wanita idaman. Gembira bercampur haru, usaha berhasil namu mental kembali menurun ketika melihat chat-pun tidak ada yang dibalasnya.
Seketik hadir isyarat tuk mundur janganlah menghampiri, namun hati tak kuasa ketika hadir kembali senyum manis dalam benak.
Sabtu pagi yang cerah, apakah tadi malam tidak turun hujan? Terlihat dari jauh langkah kaki yang begitu anggun diselimuti senyum masi sang pujaan hati, paksakan tuk berani!
Milenia?
Ia, siapa dan ada apa?
Melayang ataukah tenggelam? sepatah kata terlontar dalam bentuk pertanyaan sederhana namun seperti tak memiliki nyawa, sekujur tubuh dingin, apakah ada malaikat menjemput?
kenalin Reza! Bolehkah bertanya? tuturku dengan bingung.
Ia boleh! jawaban begitu meyakinkan menaikan level percaya diri dan keberanian
Mengapa pesan Ku di facebook tidak dibalas? jangan jawab sekarang lain kali saja!
Salahkah apa yang telah dikatakan seperti mimpi, sulit tuk diingat, seperti apa realita hidup ini? Tapi memang ini faktanya. Berhasil sudah mendekatinya meskipun hanya lima detik. hancurkan prinsip atau kata mutiara "kita baru kenal".
********
Bolehkah Aku jujur padamu, Milenia?
Kenapa harus bertanya terlebih dahulu, bicara saja!
Aku telah lama mengenalmu, namun ku hanya bisa memandangmu dari jauh. Terasa sakit jika harus selalu seperti ini. Aku tahu, ini terdengar aneh dan tak wajar bagimu, tapi aku memang menyukaimu, Milenia! gemetar mengatakan ini semua
Maksud kamu perasaan dari hati, apakah cinta?
Terdengarnmya itu hanya pertanyaan sederhana yang dilontarkan wanita, namun layaknya cercahan 27 pertanyaan dari 18 polisi
Ia, Aku cinta, setahun lebih bagiku tuk mengatakan ini semua kepadamu
Satu tahun? Tidak salah? Kita baru kenal bebrapa hari yang lalu! Ucap milenia dengan heran.
memang kita baru beberapa hari berjumpa, namun aku telah lama kenal Kamu.
Aku hargai kejujuran dan keberanianmu, Akupun tahu besok hari ulang tahunmu. jadikan itu kenangan yang tak terlupa. aku ada satu permintaan!
Apakah itu Milenia?
Beranikah kamu mengungkapkan ini semua diantara semua orang?
Aku tersentak! Granat, ranjaukah yang ada dibawah kaki ini?
*******
Selamat pagi anak-anak! Ibu minta waktunya sekiat 5 menit, ada pengumuman dari seseorang, silakan masuk!
Seperti berjalan di Arena Pacuan Kuda, kaki serasa tidak menapaki bumi, keringat dingin, puluhana tatapan mata begitu tajam layaknya hendak membunuh.
Selamat pagi semua, sebelumnya perkenalkan nama saya Reza, ini bukan pengumuman tapi isyarat yang akan disampaikan kepada seorang wanita yang telah lama hadir dibenak ini, jujur Aku sayang Kamu, I love you Milenia Zain!
Tepuk tangan, sorak sorai lebih kerasa dari pada suara ledakan bom nuklir terdengar jelas kegaduhan, kalimat "Terima terima" yang dilontarkan banyak orang.
Ayo Milenia maju kedepan! Ibu juga baru kali ini melihat kejadian seperti ini.
Milenia, aku tahu gunung tidak dapat diraih, bintak tak akan bisa pula disentuh. aku tidak sempurna dan Akutidak menginginkan itu semua, hanya satu pintaku, kejujuran!
Aku terima cinta Kamu, Reza!
tercapai sudah segala mimpi ini, semoga baik kedepannya
THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar